Suatu hari seorang pelanggan toko baju berbelanja karena ada tulisan obral khusus selama musim panas. Dia berbelanja beberapa baju dengan semangatnya. Ternyata setelah dichek ternyata ada seleting yang rusak di bagian belakang bajunya. Lalu dia bergegas pergi menuju toko baju tersebut.
Baru saja dia menceritakan pelayan toko langsung memotong bicaranya. Maaf ibu sudah tertulis disana bahwa barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan. Tapi ibu tersebut menunjukkan kalau baju yang dibelinya rusak. Pelayan toko bersikukuh dengan berkata, sama saja ibu tetap tidak bisa ya tidak bisa.
Lalu dengan sambil merasa jengkel ibu tadi pergi meninggalkan toko, tapi sebelum sampai pintu seorang wanita cantik mencoba menahannya, ternyata dia adalah manager toko. Ibu tadi menceritakan apa yang sudah terjadi.
Wanita cantik itu mengajaknya duduk dan mendengarkan dengan bersungguh-sungguh itu bisa dilihat dari cara dia duduk dan memajukan sedikit kepalanya ke arah ibu tadi. Lalu dia berbicara sambil memeriksa baju tadi " Obral khusus memang tidak dapat dikembalikan sehingga kami bisa menghabiskan semua barang pada akhir musim ini, Namun peraturan 'tidak bisa dikembalikan' ini tidak diterapkan untuk barang-barang yang rusak. Ibu tenang saja kami pasti akan memperbaiki atau mengganti resleting ini, atau kalau anda lebih suka, kami akan memberi kembali uang anda."
Betapa berbedanya perlakuan tersebut, kalau manager tadi tidak ada disana dan mendengarkan pelanggannya, satu pelanggan lama toko itu bisa hilang selamanya.
Novelis besar asal amerika mengatakan: yang dimaksud mendengarkan adalah bukan sekedar mendengarkan dengan diam, melainkan suatu bentuk kegiatan. Cobalah mendengarkan dengan telinga, mata dan pikiran anda dan fokuslah mendengarkan tanpa melakukan kegiatan lain. anda akan mengerti maksudnya secara penuh.
kegiatan mendengarkan itu membuat seseorang merasa dihargai, merasa dianggap penting maka yang terjadi adalah anda akan sangat berkesan dan menjadi orang yang tidak dapat terlupakan dipikirannya sampai kapanpun, percayalah...
Jika kita ingin menjadi Pembicara handal maka cara ini adalah cara yang paling tepat. Dengan banyak mendengar maka kita akan bisa mendapatkan informasi dan ilmu secara utuh.
Dengarkanlah dengan sabar tanpa menyela, kalau anda ingin dikenal sebagai orang yang bijaksana. Biarkan dia berbicara sampai pada saatnya dia bisa menerima. Disaat itulah anda boleh berbicara.
Prinsipnya: Jadilah pendengar yang baik, dorong orang lain untuk bicara tentang diri mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar